Senin, 06 Desember 2010
Menunggu Akhir Cerita...
hingga pada batas nurani normal sang mahluk yang diciptkan Tuhan maha sempurna untuk berkata "mungkin kini tinggal menunggu akhir cerita untuk mencari sang terkasih hingga ujung penantian.
Senin, 22 November 2010
Tentang Rasa
Minggu, 21 November 2010
Ijinkan Aku Mencium keningmu tuk terakhir kali
Senin, 01 November 2010
Sisi Lain
Minggu, 24 Oktober 2010
Kutilang Tanpa Cemara
Saat dengar berita tentang bencana alam terutama tentang bencana tanah longsor dan banjir di negeriku Indonesia, aku langsung terenyuh mungkinkah tanah dan perbukitanku kini tak lagi ada lagi penyangga pepohonan akibat pembalakan atau perambahan liar para pengusaha HPH atau penduduk sekitar perbukitan,berita bencana banjir di perkotaan yang katanya akibat keserakahan atas nama pembangunan yang tak mengindahkan tatanan keharmonisan alam,begitu banyak situ atau rawa sebagai penampungan air dimusim hujan di perkotaan berubah fungsi jadi hunian atau pusat perbelanjaan, penyempitan aliran sungai, hingga penyedotan air tanah yang berlebihan oleh gedung - gedung pencakar langit yang nyaris menenggelamkan ibu kota kita tercinta yang lagi ramai di beritakan belakangan ini. Tata kelola yang serabutan di perkotaan tanpa mengindahkan keseimbangan alam kerap di tuding jika banjir menyerang penduduk kota, atau mungkin kita gelap mata tak peduli tentang keseimbangan antara alam dalam pembangunan hingga semua diterjang demi hal – hal yang sipatnya keuntungan pribadi atau kelompok sipatnya,entahlah,... namun semua itu senantiasa mulai terjawab ketika musim hujan datang yang kemudian disambut dengan banjiir yang kadang – kadang bisa menenggelamkan satu perumahan di pinggiran ibu kota, bahkan mungkin kelak ketika berekreasi ke perbukitan kita tak dapat melihat lagi kutilang berbunyi karena tak ada lagi pohon cemara tumbuh hijau di bukit tempat burung kutilang bertenduh karena telah ditebang secara serampangan oleh manusia hingga burung tersebut tak bisa berkembang biak dan bersarang meneruskan generasi penerusnya disana,. Hingga kita nanti mungkin hanya melihat kutilang tanpa cemara dan tak lagi bernyanyi trala- trili lagi yang terdengar,melainkan senadung kesedihan yang bersiul lirih,...........
Kamis, 14 Oktober 2010
Mawar Putih
Rabu, 22 September 2010
Hentak Perlahan Pudar
rasa pesona yang bersemi di hati
dikalahkannya, entahlah,..... namun ada suatu pertanyaan mengapa ketika dia merasa jauh dari sang tambatan hati , dia mendekat dengan pesona dan keramahan hati hingga hati ku merasa luluh dan terpesona, seperti awal jumpa menghentak hati namun pudar di kemudian waktu (dejavu ), terimakasih pada sang waktu hingga aku bisa berbagi cerita walau kini sulit untuk jumpa kembali dengannya,.......
Minggu, 05 September 2010
Jelang Lebaran
Kamis, 02 September 2010
Keinginan

Aku Ingin seperti Mentari yang tak lelah sinari bumi,
Aku ingin seperti rembulan yang tulus pancarkan pesona dimalam hari
Aku ingin seperti air yang senantiasa menghapus dahaga di raga
Aku Ingin seperti angin yang tebarkan kesejukan bagi jiwa
Aku ingin seperti tanah yang rela di pijak Sukma
Namun kini satu yang utama , aku ingin terbangun dari mimpi agar bisa arungi samudra biru yang akhirnya berlabuh di dermaga bahagia segera
Kamis, 05 Agustus 2010
Sambel Goreng Hati Itu Berkurang Pedasnya

Pagi tadi ketika sarapan ga seperti biasanya ada menu sambel goreng hatidi meja makan ,hidangan itu langsung mengingatkan saya akan suasana menu makanan hari raya lebaran yang akan di sambut kurang lebih satu bulan kedepan setelah kita sebagai umat muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Sambil terus menyantap sarapan pagi dan melihat siaran berita di televisi tiba - tiba ibuku berbicara sambil bercanda "A, kayanya lebaran nanti ga kebayang berapa harga cabe perkilonya,trus saya bertanya memang sekarang berapa harga per perkilonya mah,ibuku menjawab kemarin di pasar baru harganya aja sekarang Rp60.000/Kilogramnya,Hah saya tersontak kaget pikiran saya menerawang kemana - mana saya jadi berpikir bagaimana penjual bakwan yang hampir tiap sore ku beli jelang buka puasa dibulan ramadhan,penjual gorengan yang selalu menyertakan cabe rawit di setiap bungkus gorengannya,penjual soto ayam ceker cak kholik yang sambel cukup segar menyiasati belanja kebutuhan jualannyayang biasanya harga kebutuhan sembako akan terus naik jelang lebaran , ditengah kenaikan harga yang mungkin sangat memberatkan bagi kalangan mereka. Hal ini juga mungkin dirasakan oleh para ibu-ibu kita ketika mereka menyiapan kebutuhan makanan pas bulan ramadhan dan menjelang lebaran untuk keluarganya yang juga biasnya membutuhkan pengeluaran extra . kenaikan harga sembako biasanya akan terus terjadi menjelang hari raya Lebaran , kejadian ini biasanya rutin terjadi setip tahun. Hingga Mungkin nanti pas hari lebaran kita akan merasakan sambel goreng hati itu telah berkurang pedasnya atau kuah opor ayam itu tak sekental dari dari biasanya pas di guyur di belahan ketupat yang kita santap karena langkanya kelapa dan mahalnya daging yang harus dibeli, aaah semoga semuanya ada jalan keluar dari para pemangku amanat di negeriku Indonesia tercinta ini.(sambil menelungkupkan sendok di piring sarapan pagi tadi)
Selasa, 27 Juli 2010
Kenapa Jadi mati ide,.....

Kebiasaan menulis itu mendadak mandek , ga tau kenapa biasanya setiap melihat suatu kejadian atau ngalamin suatu peristiwa ada aja bahan untuk di tulis atau sekadar corat coret untuk didiskusikan, namun beberapa hari ini ide atau inspirasi itu mendadak hilang, padahal banyak peristiwa dalam seminggu ini yang aku jumpai dan menemui beragam karakter orang , namun semua itu tak menjadikan sebuah tulisan. Mungkinkah ini karena suasana hati atau isi kepala yang tak lagi butuh penuangan kreativitas pribadi? ga tau mungkin harus suasana hati kecewa atau terluka hingga timbul atmosfir untuk sebuah inspirasi? wallahualam,........
Jumat, 16 Juli 2010
Ga Usah Tanya
Cinta itu katanya ketulusan,
Cinta itu katanya buah buaian mimpi
Cinta itu katanya pengorbanan
Cinta itu katanya ingin memiliki
Cinta itu katanya harus siap di kecewakan
Cinta itu katanya harus siap terluka,
Cinta itu katanya harus siap untuk diabaikan
Cinta itu katanya harus siap dengan kebosanan
Cinta itu katanya harus siap dengan kegelisahan
Cinta itu katanya juga harus siap bertepuk sebelah tangan
Jadi Cinta itu mendingan ga Usah tanya bila belum siap menghadapinya
Minggu, 11 Juli 2010
Secangkir Kopi Hitam Dan Kacang Kulit Di Piala Dunia
Demam sepakbola piala dunia 2010 di Afrika Selatan kemarin cukup meriah di seluruh dunia, ini bisa dilihat liputannya di berbagai media baik di tanah air sampai manca negara, berbagai tingkah polah para peserta kejuaraan dunia sepakbola terakbar sejagat ini begitu gencar diberitakan . Ditanah Air yang tak lolos berpartisipasi di piala dunia 2010 pun liputannya begitu semarak dan masyarakat pencinta bola di tanah air pun sangat antusias mengikutinya, berbagai acara nonton bareng pun bergitu ramai di gelar, dari yang di pos ronda ,warung kopi,hingga café – café bergengsipun turut berpartisipasi menyelenggarakan acara nonton bareng tersebut. Saya yang kebetulan sebagai masyarakat pencinta sepakbola tentu sangat rajin menonton pertandingan – pertandingan sepakbola piala dunia tersebut terutama ketika berlaga tim – tim favorit saya pribadi seperti
Selasa, 06 Juli 2010
Senang , bimbang Dan AkhirnyaTerbang
Senin, 05 Juli 2010
Mungkinkah Hanya( Sebuah ) Angan

Ketika hati ingin berbagi tulus meretas mimpi tapi kenyataan hanya sebuah kehampaan,
ketika jiwa mulai terasa bermakna yang dijumpai hanya sebuah buaian mimpi,
Ketika sebuah harapan ingin digapai yang dijumpai hanya sebuah suara kebisuan,
ketika sebuah pertanyaan dihaturkan dijawab dengan sebuah keheningan,
Atau mungkinkah ia telah menyimpan asa untuk yang lain dihatinya
Hingga mungkinkah asa ini hanya sebatas angan ketika kalbu terdalam mengatakan bahwa ini sebuah jawaban dari penantian, dan merasa diri mampu menyibak tirai belenggu yang ingin selalu membandingkan, Semoga kali ini ( berharap) tak seperti awan hitam yang ditiup angin yang kemudian hilang dibalik cakrawala keindahan .
Senin, 28 Juni 2010
Temali Rasa

Biarkan awal ini terasa indah, biarkan semua mengalir tak ada batas yang tersekat, biarkan masing - masing merasa dengan imajinasi yang ada, biarkan semua ini apa adanya dan berharap tahu dengan sendirinya.Biarkan awal pesona cerita ini terus berlanjut dan berharap tak lekas berlalu karena dasar tak suka dijiwa, biarkan awal ini semua mengalir seperti air menuju samudra rasa yang biru menyatu, lupakan semua cerita orang yang membelenggu, biarkan nurani ini yang berkata karena kejujuran ada jawaban disana. Asa, harap serta kecemasan biarkan tumbuh menjadi warna dalam perjalanan ini, sampai kita ada di ujung titik penantian bahwa temali rasa memang ada hingga hati berkata kini saatnya untuk saling membagi demi sebuah kebahagiaan yang hakiki dengan restu dan ijin Tuhan ,...Semoga,...................
Minggu, 27 Juni 2010
Air Mata

air mata ternyata mengalir di pipi bukan hanya dalam keadaan berduka atau mengalami hal yang menyedihkan, momen bahagia pun kadang selalu mengalirkan air mata , seperti saat kita mendapat apa yang kita inginkan / impikan tanpa sadar air mata kita mengalir dengan sendirinya, lamaran diterima sang kekasih dengan tangan terbuka hingga berlanjut ke momen indah hari pernikahanjuga biasanya disertai air mata kebahagiaan pada yang mengalaminya , mendapatkan sebuah tropy dalam sebuah kejuaraan juga biasanya disertai tangisan bahagia sang pemenang, atau kebalikannya ada tangisan kesedihan dan penyesalan seperti tangisan para pemain Italia atas kegagalan yang di deritanya dilaga terakhir melawan Slowakia di penyisihan Grup F Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan yang membuat tim Nasional Italia gagal lolos ke putaran 16 besar(Fase Knockout) , disana terlihat air mata penyerang Italia Quagliarella mengalir ketika laga berakhir dengan kekalahan Italia dengan skor 3 - 2 sampai dia harus ditenangkan kapten timnas Italia Fabio Canavaro seperti terlihat didalam gambar diatas dan dia mungkin berpikir bahwa dia telah gagal mengemban amanat demi sebuah citra negara Di pentas piala Dunia FIFA 2010, Air mata juga mengalir bisa juga tanda sebuah kebohongan, hal ini di kenal di dunia percintaan dengan istilah air mata buaya yang diartikan dengan penghianatan dari sebuah kesetiaan. Air mata juga akan mengalir manakala melihat idola dalam keadaan di pesakitan, seperti yang terjadi kali ini dimana para penggemar rela membawa mawar sambil berurai air mata ke tempat sang idola diperiksa karena kasus yang menimpanya sekedar tuk menyapa dan memberi dorongan semangat untuk terus berkarya. Itulah air mata, mengalir dengan banyak makna dan tanya.
Rabu, 23 Juni 2010
Merah Merona Dibalik Jendela Kelas 2
Lepas bel sekolah pukul 13.30 adalah saat yang paling dinanti, dimana saat itu usai sudah kepenatan yang mendera dikepala karena waktunya pulang kerumah masing- masing. Namun ada yang tak pernah kulewati dan tak lepas dari pandangan selepas bel sekolah itu, yaitu tuk selalu memandang ke kelas yang ada di seberang lapangan Upacara , ruang kelas 2 dimana ada sosok siswi cantik berambut panjang tinggi semampai raganya . Sosok cantik yang penuh pesona yang rela tuk datang lebih pagi atau pulang lebih lambat ke rumah hanya untuk bertemu dengannya. Pertama ku sapa dia sangat ramah dan pipinya merah merona bila kupuji dirinya, sosok yang bersahabat jauh dari kesan angkuh di balik cantik wajahnya. Namun kini tak ada kabar darinya, selepas perpisahan sekolah kami jarang lagi bejumpa bahkan hingga kini tak tahu lagi kabarnya. Itulah sepenggal kisah di sekolah yang membuat aku harus terus berdamai dengan masa lalu yang indah namun tak berujung kisahnya.
Senin, 21 Juni 2010
Catatan Sebuah Perjalanan

Sebuah perjalanan dalam hidup kadang ada bahagia, kadang juga ada saat yang memilukan, dari masa kecil hingga besar kini banyak peristiwa yang terjadi terkadang juga timbul tak terduga, kehidupan ini memang berwarna. Hal - hal yang katanya sifatnya tertekan cukup akrab dengan kehidupan ini, kebahagiaan kadang menjadi barang langka tuk dinikmati, DUNIA yang terus jadi penggoda dan itu juga menjadi salah satu tujuan dari hidup ini, namun hati terasa tak tenang bila ingin mempertahankan dunia, keikhlasan juga mungkin juga baru dari sebatas di ucapan saja yang hal itu sangat sulit untuk dilaksanakan, bila hal - hal yang di impikan terlepas atau tak dapat kita pertahankan . Bahagia seakan menjauh ketika satu persatu orang - orang terdekat disekitar kita meninggalkan kita, satu - persatu perlahan pergi baik yang dipanggil Sang Maha Kuasa maupun pergi meninggalkan kita dengan kesunyian dan tanya di hati. Hidup memang harus ada tujuan yang artinya kebahagian , namun orang suci bilang tujuan hidup jangan terlalu UTAMA yang UTAMA adalah prosesnya, karena diproses itu banyak aral melintang yang kadang abu- abu atau hitam putih yang tersamar yang harus dilalui demi mencapai satu tujuan dari kehidupan . Kehidupan romansa yang mengharu biru juga terkadang terkendala silaunya Dunia, satu sisi materi tak bisa dipungkiri adalah pematri sebuah hubungan antar insan yang sedang dililit romansa namun karena perbedaan kasta kadang juga jadi jurang pemisah yang mengangga seperti banyak terjadi dan itu juga tak bisa disalahkan demi sebuah arti kebahagiaan? padahal orang bijak bilang Dunia jangan kau kejar niscaya DUNIA itu akan mengikuti dengan sendirinya bilamana kamu menggunakan ilmuNYA dan tinggal menunggu restu Tuhan tuk menggapainya.
Selasa, 08 Juni 2010
Ijinkan Sayap Ini Hinggap

keindahan itu seakan berjarak hingga kini,
keindahan itu seakan hanya bisa dituliskan pada kata,
keindahan itu seakan hanya bisa dititipkan pada langit diangkasa
keindahan itu seakan hanya sebuah ilusi tuk dinikmati,
keindahan itu seakan hanya bisa di simpan di hati
keindahan itu seakan hanya obsesi,
keindahan itu seakan cuma sebatas mimpi,
hingga ku berkata dari hati , ijinkan sayap ini hinggap di hatimu
agar ku bisa tenang dihati.
Rabu, 26 Mei 2010
Halte Seberang Pom Bensin
Didedikasikan :untuk sebuah halte dibilangan bulan- bulan Bekasi
Celoteh Indah
Sunter Jakarta. Dia menunjukan perahu angsa dan deretan penjual es kelapa muda yang berjejeran seolah menyediakan waktu tempat bagi para muda - mudi untuk saling memadu kasih, tempatnya cukup tenang dan lumayan rapi dan mungkin juga bersuasana romantis dengan sebutan taman tirtanya, itu sekilas yang terlihat siang menjelang sore kemarin. Tempat yang kebetulan terlewati itu seakan terus mewarnai perjalanan kehidupan cinta dia hingga akhirnya mereka mematri kasih di ikatan suci, Ada lagi satu cerita yang ini mungkin tentang kekuatan cinta yang bermakna sugesti, dimana sang ibunda yang hampir terus sakit- sakitan hingga harus diambil tindakan cuci
darah( Hemodialisis ) seketika segar kembali setelah mendengar rencana bahwa putri tercintanya akan melangsungkan ikatan tali perkawinan di akhir pekan di ujung bulan Mei ini, mungkin sakitnya sang bunda sedikit dipengaruhi oleh kisah asmara sang putri yang sudah memasuki usia matang namun belum juga menemukan tambatan hati, hingga dengan akan terjadi ikatan tali perkawinan sang putri, sedikit banyak telah membantu penyembuhan sang bunda dari derita yang di simpan raga, itulah celotehan cinta ringan namun terus akan menjadi inspirasi untuk di ikuti.
Didedikasikan: Untuk Kel TONY & Kel Dian smoga bahagia
Senin, 24 Mei 2010
HATI
Hatimu bukan seonggok batu karang yang tabah diterjang ombak samudra hayat, walaupun tahan nantinya patah terterjang,
Hatimu adalah tempat kumpulan asa dan dan rasa walau kadang kau abaikan,
Hatimu adalah tempat nurani dan keibaan bersarang,
Hatimu adalah tempat bertanya tentang kebimbangan dan keyakinan
Hatimu adalah tempat seonggok jawaban yang harus di jawab dari sebuah pertanyaan ku yang belum terjawab hingga sekarang, kumohon kau mengerti dan menyadari dari apa yang dilakukan di sanubari,..
Rabu, 19 Mei 2010
DILEMA
Pagi yang berkabut dia telah pergi mencari untuk hidupi diri,lelaki itu telah lama terluka, sewindu tak terasa ia telah di tinggalkan sang juwita hati, tak lama setelah sang ayah pergi meninggal dunia, lelaki itu terus dihantui perasaan penyesalan tak bisa memiliki sang juwita hati, Ia kini banyak murung terkurung sunyi jika ia telah lelah menyibukan diri.Sorot matanya terkadang nanar hampa tak berurujung jika senja telah datang. Saat
ia teringat raut sang pujaan hati ia terus menerawang jauh menembus batas cakrawala yang kadang gelap tertutup mega malam yang pekat seolah tahu perasaan hati yang cukup kelam, sekelam mega malam tutupi sinar rembulan yang berniat pancarkan keindahan sinarnya warnai malam di bumi . Ia terus mencari jawaban atas semua kegagalan tak bisa memiliki sang juwita hati bahkan terus membandingkan jika ia ingin mencoba membuka hati, pilu, resah dan kebimbangan berkecamuk dalam hati dan merasa tertinggal untuk mencoba memulai bahkan untuk sekedar sedikit membuka hati dari bunga- bunga yang bertebaran yang sebarkan aroma keindahan , yang mungkin juga sang bunga jujur untuk ungkapkan kata hati, tinggallah kini ia terus menyepi hadapi semua yang terus dinanti, kini yang perlu mungkin harus segera di sikapi diri.
Senin, 17 Mei 2010
POHON CERY DIANTARA HUTAN BETON
sekarang manusia lebih mementingkan diri sendiri, untuk sekarang tampa berfikir yang akan datang. Atas nama kemajuan atau keserakahan hingga Manusia lupaa berharmonisasi dengan Alam dan terus mengabaikan, hingga Alam akan memberi peringatan baik dengan teguran halus atau dengan murka hingga manusia tersadar dari kekeliruaan mengabaikan alam atas nama kemajuan.
Senin, 10 Mei 2010
HENING
Saat terperanjat dari lelapnya tidur ditengah malam,
Saat mata terbuka, yang yang terdengar hanya suara detak jarum jam dingding yang bergerak perlahan melingkar
diiringi suara binatang malam dan dengusan nafas diri di balik keheningan malam
Terasa senyap, hingga kalbu terasa begitu dekat berasa dengan sang Pencipta
Saat itu hati kecil begitu jujur ingin berucap begitu banyak alfa dan dosa yang diperbuat diri,
Hingga saat nurani tergerak tuk bersuci membasuh diri ,memohon sejenak menghadap padaMu Ya’ Rabbi
Satu – persatu pinta terucap dari bibir yang penuh harap ,agar alfa dan dosa diampuni oleh Mu Ya' Rabbi
Berjuta keinginan juga terucap dari diri, yang mungkin masih belum pantas memohon kepada MU ya 'Raabi, karena begitu banyak abai yang dilakukan dari pada mentaati perintah Mu ya Rabbi,
Namun dalam kepasrahan itu hamba menghiba, hanya kepadaMu lah ya Rabbi Sang Pencipta hamba berlindung dari semua gelisah dan kegaluan sukma yang mendera
Senin, 03 Mei 2010
Orang Panggung
Dibalik gemerlap cahaya lampu dan tebalnya bedak di rona pipi serta coba berusaha terus tersenyum yang tebarkan,ia terus sembunyi di balik mungkin kemuraman diri,yang terus berkecamuk di dalam diri.Orang panggung itu berusaha jadi penampil yang sempurna di hadapan sang penyaksi,ia coba tutupi kesedihan yang melanda jiwa dengan tebalnya eyes shadow kelabu seolah tau ada rasa yang sedih mungkin juga kehilangan di kalbu yang kelabu.Orang panggung itu ingin berbagi kebahagiaan dengan sang penyaksi tapi ia coba tutupi kegetiran diri yang terus membayangi yang sebenarnya ia ingin hindari dengan berlari.Orang panggung itu berusaha ceria jika ia terus diburu para pemburu berita,seolah orang lain tak usah tahu tentang rasa yang berkecamuk di jiwa.Orang panggung itu harus senantiasa sempurna jika tampil dihadapan sang khalayak penyaksi mungkin juga demi profesionalisme yang terus ia jaga,orang panggung itu berharap kelak ia bisa berhenti berpura- pura sesuai dengan merambatnya usia dan perjalanan waktu yang tak bisa dihentikan sang masa . Mungkinkah kita juga bisa berhenti berpura- pura dibalik manis getirnya sandiwara dunia?