Selasa, 19 Januari 2010

Musim Hujan Datang Dan Jalananpun Berlobang




Tidak Terasa musim hujan telah tiba dan sekarang di bulan Januari dan pebruari memasuki puncak musim hujan, Hujan turun dengan intensitas ringan hingga tinggi mulai turun di wilayah tempat tinggalku Bekasi dan sekitarnya. Seperti Kejadian hari selasa tanggal 19 Januari 2010 ketika pas pulang kerja sekitar jam 18.30 setelah menunggu hujan reda, saya mulai menghidupkan sepeda motor untuk pulang ke rumah dari kantor, yang biasanya pulang pukul 17.00 kini menunggu hujan reda hingga habis magrib baru bisa pulang kantor , ketika memasuki jalanan kalimalang dari arah Cibitung menuju kota Bekasi jalanan tampak padat, seperti biasa kendaraan sepeda motor mendominasi jalanan pas jam sibuk pulang kerja tersebut, ada satu pemandangan baru ketika itu yaitu tampak laju kendaraan bergerak perlahan termasuk sepeda motor padahal biasanya kendaraan yang melewati jalur kalimalang arah kota Bekasi berjalan normal, setelah di perhatikan ternyata semua kendaaraan yang melewati jalur kalimalang ini bergerak perlahan guna menghindari jalan yang mulai banyak berlobang akibat gerusan air hujan. Mungkin keadaan ini akibat sistem drainase yang buruk dan kondisi tanah di sekitar pinggir sungai kalimalang yang labil dan mungkin juga akibat beban kendaraan berat seperti seperti truk kontainer yang sering melawati jalur kalimalang tersebut, tentu hal ini tidak sebanding dengan kelayakan jalan yang berada di areal PJT II ini . Keadaan ini cukup membahayakan para pengguna jalan kalimalang khususnya para pengendara roda dua yang cukup patuh membayar pajak karena disamping keadaan jalan yang banyak berlubang juga di perparah dengan sarana penerangan jalan umum yang minim, hal ini cukup mengganggu pandangan ke arah jalan yang tengah banyak berlobang yang dilalui kendaraan hingga bisa menimbulkan kecelakan lalulintas, melihat keadaan ini ada satu pengharapan dari saya dan mungkin para pengguna jalan di kalimalang agar pihak yang terkait dengan kondisi jalan kalimalang yang tengah berlobang serta minim sarana penerangan jalanan tersebut agar peka dan tanggap terhadap keadaan tersebut karena sangat rawan kecelakaan lalulintas dan merusak kondisi kendaraan bermotor

Rabu, 06 Januari 2010

Bekasi Di Pagi Ini





Seperti biasa ketika pagi sebelum berangkat ke tempat kerja , saya selalu menunggu teman untuk berangkat bareng ke tempat kerja. Pagi ini ketika kusedang menunggu tepat di perempatan lampu merah tol Bekasi Timur kulihat banyak orang lalulalang berseliweran dengan aneka kepentingannya, ada yang tergesa - gesa ada yang sedikit santai dengan alat komunikasi yang telah di pasang headshet mungkin sedang mendengarkan musik sambil menunggu jenuhnya perjalanan ke tempat tujuan. Beraneka suara terdengar ada suara klakson bersautan dengan lantangnya sang kenek angkutan mencari penumpang deru kendaraan yang beraneka jenis merek berbarengan dengan suara pedagang koran dan asongan jajakan dagangan dan ada yang sarapan aneka jajanan di pinggir jalan tuk sekedar sarapan pagi mereka yang belum sarapan . Aneka polah juga terlihat di sana, ada yang di antar naik mobil , motor atau berjalan kaki kemudian di lanjutkan dengan kendaraan lain baik dengan naik mobil jemputan atau bis menuju arah ke Jakarta dan arah Cikampek bahkan ada yang di lanjutkan dengan sepeda motor bersama rekan kerjanya. Itulah dinamisme kehidupan pagi di perempatan lampu merah Tol Bekasi Timur Bekasi Jawa Barat selama hari kerja yang terbilang padat baik oleh manusia yang lalulalang maupun kendaraan bermotor .