Rabu, 26 Mei 2010
Halte Seberang Pom Bensin
Didedikasikan :untuk sebuah halte dibilangan bulan- bulan Bekasi
Celoteh Indah
Sunter Jakarta. Dia menunjukan perahu angsa dan deretan penjual es kelapa muda yang berjejeran seolah menyediakan waktu tempat bagi para muda - mudi untuk saling memadu kasih, tempatnya cukup tenang dan lumayan rapi dan mungkin juga bersuasana romantis dengan sebutan taman tirtanya, itu sekilas yang terlihat siang menjelang sore kemarin. Tempat yang kebetulan terlewati itu seakan terus mewarnai perjalanan kehidupan cinta dia hingga akhirnya mereka mematri kasih di ikatan suci, Ada lagi satu cerita yang ini mungkin tentang kekuatan cinta yang bermakna sugesti, dimana sang ibunda yang hampir terus sakit- sakitan hingga harus diambil tindakan cuci
darah( Hemodialisis ) seketika segar kembali setelah mendengar rencana bahwa putri tercintanya akan melangsungkan ikatan tali perkawinan di akhir pekan di ujung bulan Mei ini, mungkin sakitnya sang bunda sedikit dipengaruhi oleh kisah asmara sang putri yang sudah memasuki usia matang namun belum juga menemukan tambatan hati, hingga dengan akan terjadi ikatan tali perkawinan sang putri, sedikit banyak telah membantu penyembuhan sang bunda dari derita yang di simpan raga, itulah celotehan cinta ringan namun terus akan menjadi inspirasi untuk di ikuti.
Didedikasikan: Untuk Kel TONY & Kel Dian smoga bahagia
Senin, 24 Mei 2010
HATI
Hatimu bukan seonggok batu karang yang tabah diterjang ombak samudra hayat, walaupun tahan nantinya patah terterjang,
Hatimu adalah tempat kumpulan asa dan dan rasa walau kadang kau abaikan,
Hatimu adalah tempat nurani dan keibaan bersarang,
Hatimu adalah tempat bertanya tentang kebimbangan dan keyakinan
Hatimu adalah tempat seonggok jawaban yang harus di jawab dari sebuah pertanyaan ku yang belum terjawab hingga sekarang, kumohon kau mengerti dan menyadari dari apa yang dilakukan di sanubari,..
Rabu, 19 Mei 2010
DILEMA
Pagi yang berkabut dia telah pergi mencari untuk hidupi diri,lelaki itu telah lama terluka, sewindu tak terasa ia telah di tinggalkan sang juwita hati, tak lama setelah sang ayah pergi meninggal dunia, lelaki itu terus dihantui perasaan penyesalan tak bisa memiliki sang juwita hati, Ia kini banyak murung terkurung sunyi jika ia telah lelah menyibukan diri.Sorot matanya terkadang nanar hampa tak berurujung jika senja telah datang. Saat
ia teringat raut sang pujaan hati ia terus menerawang jauh menembus batas cakrawala yang kadang gelap tertutup mega malam yang pekat seolah tahu perasaan hati yang cukup kelam, sekelam mega malam tutupi sinar rembulan yang berniat pancarkan keindahan sinarnya warnai malam di bumi . Ia terus mencari jawaban atas semua kegagalan tak bisa memiliki sang juwita hati bahkan terus membandingkan jika ia ingin mencoba membuka hati, pilu, resah dan kebimbangan berkecamuk dalam hati dan merasa tertinggal untuk mencoba memulai bahkan untuk sekedar sedikit membuka hati dari bunga- bunga yang bertebaran yang sebarkan aroma keindahan , yang mungkin juga sang bunga jujur untuk ungkapkan kata hati, tinggallah kini ia terus menyepi hadapi semua yang terus dinanti, kini yang perlu mungkin harus segera di sikapi diri.
Senin, 17 Mei 2010
POHON CERY DIANTARA HUTAN BETON
sekarang manusia lebih mementingkan diri sendiri, untuk sekarang tampa berfikir yang akan datang. Atas nama kemajuan atau keserakahan hingga Manusia lupaa berharmonisasi dengan Alam dan terus mengabaikan, hingga Alam akan memberi peringatan baik dengan teguran halus atau dengan murka hingga manusia tersadar dari kekeliruaan mengabaikan alam atas nama kemajuan.
Senin, 10 Mei 2010
HENING
Saat terperanjat dari lelapnya tidur ditengah malam,
Saat mata terbuka, yang yang terdengar hanya suara detak jarum jam dingding yang bergerak perlahan melingkar
diiringi suara binatang malam dan dengusan nafas diri di balik keheningan malam
Terasa senyap, hingga kalbu terasa begitu dekat berasa dengan sang Pencipta
Saat itu hati kecil begitu jujur ingin berucap begitu banyak alfa dan dosa yang diperbuat diri,
Hingga saat nurani tergerak tuk bersuci membasuh diri ,memohon sejenak menghadap padaMu Ya’ Rabbi
Satu – persatu pinta terucap dari bibir yang penuh harap ,agar alfa dan dosa diampuni oleh Mu Ya' Rabbi
Berjuta keinginan juga terucap dari diri, yang mungkin masih belum pantas memohon kepada MU ya 'Raabi, karena begitu banyak abai yang dilakukan dari pada mentaati perintah Mu ya Rabbi,
Namun dalam kepasrahan itu hamba menghiba, hanya kepadaMu lah ya Rabbi Sang Pencipta hamba berlindung dari semua gelisah dan kegaluan sukma yang mendera
Senin, 03 Mei 2010
Orang Panggung
Dibalik gemerlap cahaya lampu dan tebalnya bedak di rona pipi serta coba berusaha terus tersenyum yang tebarkan,ia terus sembunyi di balik mungkin kemuraman diri,yang terus berkecamuk di dalam diri.Orang panggung itu berusaha jadi penampil yang sempurna di hadapan sang penyaksi,ia coba tutupi kesedihan yang melanda jiwa dengan tebalnya eyes shadow kelabu seolah tau ada rasa yang sedih mungkin juga kehilangan di kalbu yang kelabu.Orang panggung itu ingin berbagi kebahagiaan dengan sang penyaksi tapi ia coba tutupi kegetiran diri yang terus membayangi yang sebenarnya ia ingin hindari dengan berlari.Orang panggung itu berusaha ceria jika ia terus diburu para pemburu berita,seolah orang lain tak usah tahu tentang rasa yang berkecamuk di jiwa.Orang panggung itu harus senantiasa sempurna jika tampil dihadapan sang khalayak penyaksi mungkin juga demi profesionalisme yang terus ia jaga,orang panggung itu berharap kelak ia bisa berhenti berpura- pura sesuai dengan merambatnya usia dan perjalanan waktu yang tak bisa dihentikan sang masa . Mungkinkah kita juga bisa berhenti berpura- pura dibalik manis getirnya sandiwara dunia?
Minggu, 02 Mei 2010
Setangkai Anggrek Berbunga Coklat
Pagi yang sunyi ditemani semerbak embun yang perlahan pergi
Ia mekarkan kuncup keanggunan tuk semua nikmati sambil menyendiri
Tak peduli suasana hati sang pemandang ia tetap mekarkan diri
Saat mentari perlahan mulai meninggi kau masih berusaha pancarkan keharuman
Saat orang lalulalang tak hiraukan arti kehadiranmu,kau tetap anggun lambaikan kelembutan,
Saat hari perlahan beranjak siang seiring debu mulai berterbangan yang mungkin menghardik keangunnanmu, kau terlihat tabah hadapi semua yang datang menggores ketenangan.
Itulah setangkai anggrek berbunga coklat yang tabah disegala rintang yang datang