
Pagi tadi ketika sarapan ga seperti biasanya ada menu sambel goreng hatidi meja makan ,hidangan itu langsung mengingatkan saya akan suasana menu makanan hari raya lebaran yang akan di sambut kurang lebih satu bulan kedepan setelah kita sebagai umat muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Sambil terus menyantap sarapan pagi dan melihat siaran berita di televisi tiba - tiba ibuku berbicara sambil bercanda "A, kayanya lebaran nanti ga kebayang berapa harga cabe perkilonya,trus saya bertanya memang sekarang berapa harga per perkilonya mah,ibuku menjawab kemarin di pasar baru harganya aja sekarang Rp60.000/Kilogramnya,Hah saya tersontak kaget pikiran saya menerawang kemana - mana saya jadi berpikir bagaimana penjual bakwan yang hampir tiap sore ku beli jelang buka puasa dibulan ramadhan,penjual gorengan yang selalu menyertakan cabe rawit di setiap bungkus gorengannya,penjual soto ayam ceker cak kholik yang sambel cukup segar menyiasati belanja kebutuhan jualannyayang biasanya harga kebutuhan sembako akan terus naik jelang lebaran , ditengah kenaikan harga yang mungkin sangat memberatkan bagi kalangan mereka. Hal ini juga mungkin dirasakan oleh para ibu-ibu kita ketika mereka menyiapan kebutuhan makanan pas bulan ramadhan dan menjelang lebaran untuk keluarganya yang juga biasnya membutuhkan pengeluaran extra . kenaikan harga sembako biasanya akan terus terjadi menjelang hari raya Lebaran , kejadian ini biasanya rutin terjadi setip tahun. Hingga Mungkin nanti pas hari lebaran kita akan merasakan sambel goreng hati itu telah berkurang pedasnya atau kuah opor ayam itu tak sekental dari dari biasanya pas di guyur di belahan ketupat yang kita santap karena langkanya kelapa dan mahalnya daging yang harus dibeli, aaah semoga semuanya ada jalan keluar dari para pemangku amanat di negeriku Indonesia tercinta ini.(sambil menelungkupkan sendok di piring sarapan pagi tadi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar