Derap langkah tiada terhitung, entah berapa lama waktu yang dihabiskan,mencari untuk yang penuh kepastian.Semua alur pernah ku coba dan dijalani ,karena belum akan ada hasil bila engga ada usaha begitu pepatah bilang. Rona bahagia, kesedihan, haru dan pilu silih berganti hingga kini, kadang menerawang jauh ,jatuh ,patah bahkan putus asa kadang hinggap di perasaan, meskipun akhirnya luntur di lautan doa bila udah membentur perasaan di dada. Mungkin hanya doa untuk menjemput takdir yang tertunda yang mungkin baru terjadi hingga usia di ujung batas atau nanti di kehidupan yang lain saat sang takdir memihak diri. semua perjalanan seakan sebuah abstrak yang yang multi tafsir yang menurutku butuh banyak waktu tuk memahami padahal diri merasa di buru sang waktu,
hingga pada batas nurani normal sang mahluk yang diciptkan Tuhan maha sempurna untuk berkata "mungkin kini tinggal menunggu akhir cerita untuk mencari sang terkasih hingga ujung penantian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar